AS Bantah Tekan Iran karena Perbedaan Agama
Plusberita News - Jakarta, Pemerintah AS menepis rumor kalau tekanan atas program nuklir Iran dilatarbelakangi masalah perbedaan agama. Menurut AS, Iran melanggar aturan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
“Ini tidak ada kaitannya dengan agama atau rakyat Iran tapi karena Iran telah melanggar ketentuan IAEA mengenai program nuklirnya,” ujar Dubes AS untuk IAEA, Greg Schulte, saat menggelar jumpa pers di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2008).
Schulte menambahkan, pihak IAEA memiliki alasan kuat untuk mencurigai program nuklir di Iran.
“Sejak awal Iran menyembunyikan program nuklirnya dari IAEA dan saat IAEA melakukan inspeksi program nuklir ke Iran, ada beberapa hal yang mencurigakan,” tambahnya.
Menurut Schulte, Iran menandatangani traktat Non-Proliferation Treaty (NPT) atau traktat untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Sedangkan Israel yang mengembangkan senjata nuklir, mereka memang tidak menandatangani NPT.
“Jadi Israel tidak melanggar,” pungkasnya.
Sumber: Hermawan.Net
Member of Hermawan Network



